Oleh: bogorkita | Mei 12, 2008

Horee… Giant ada di Yasmin

Meski sempat diprotes anggota Dewan dari PKS, karena dianggap akan mematikan pasar tradisional di daerah Yasmin,  persiapan launching Giant tetap berjalan sebagaimana mestinya. Apalagi setelah DIsperindag menegaskan bahwa Pasar Tradisional di Yasmin yang dimaksud oleh anggota dewan tsb memang sudah lama mati.  Jadi tidak lama lagi warga di sekitar Yasmin dan Jalan Baru akan segera mendapat sarana perbelanjaan baru yg modern dan lengkap. Kalau sebelumnya agar bisa ke Giant di Botany Square harus bermacet ria menyusuri jalanan di kota Bogor, kini warga di area jalan baru akan dimanjakan dengan hadirnya Giant di Yasmin.

Hadirnya Giant di Yasmin tentu semakin memanjakan warga yang telah menjatuhkan pilihannya dengan mengambil rumah di sekitar jalan baru. Sebagaimana diketahui bersama, di situ juga tengah dibangun jalan tol Bogor Ring Road yang membentang dari Sentul Selatan – Jalan Baru – Simpang Yasmin – Darmaga. Untuk tahap awal, akses jalan baru – sentul selatan direncanakan beroperasi awal tahun depan, sedangkan underpass jalan baru akan rampung 2 bulan mendatang. Selanjutnya Terminal Bus juga akan dipindah dari Baranagsiang ke terusan Jalan Baru – Sentul Selatan.

Maka wajar jika saat ini warga di daerah jalan baru memiliki harapan kemudahan jauh kedepan. Dapat dikatakan bahwa tidak lama lagi, warga akan mendapatkan akses cepat ke Jakarta, sementara untuk sarana perbelanjaan dan rekreasi, menjadi lengkap dengan hadirnya Giant di depan Perumahan Yasmin.

Bukit Cimanggu City (BCC) yang menjadi icon perumahan di jalan baru, harganyaa pun sudah melesat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika 3-4  tahun lalu, harga rumah di BCC ditawarkan mulai 70 jutaan, kini jangan harap mendapat harga 200 juta di BCC. Cluster Greenland yang baru dibuka, dilepas dengan harga perdana  400 jutaan. Bahkan untuk rumah di cluster Lakeside, harganya mencapai 1 M.

Edi Nurokhman, seorang pemerhati property yang tinggal di kawasan itu, jauh-jauh hari sudah mengatakan bahwa arah perkembangan kota Bogor adalah ada di kawasan utara dan timur. Untuk itu dia menyarankan agar siapa saja yang ingin membeli properti di Bogor, tidak hanya melihat masterlpan dari pengembang, tapi perlu dilihat juga bagaimana masterplan kota bogor ke depan secara keseluruhan.

Namun menurutnya, tidak berarti perumahan yang ada di kawasaan Bogor Selatan menjadi tidak menarik atau minim nilai tambah. Menurutnya Bogor tetaplah Bogor, dan kalau anda inginkan trully bogor maka lebih tepat kalau memilih tinggal di kawasan bogor ke arah selatan. Beberapa lokasi yang menurutnya masih memiliki cita rasa bogor dengan nuansa sunda dan lumayan sejuknya diantaranya adalah Perumahan Bogor Nirwana, Bogor Park Residence, Rancamaya, atau perumahan-perumahan kelas menengah yang banyak tersebar di daerah Ciomas. Di daerah ini anda masih akan dengan mudah mendapatkan Asinan Bogor, Soto Bogor, Ketupat Tahu, serta paling menarik adalah buah-buahan yang yang dipetik dari perkebunan di kawasan Bogor Selatan.

Jadi memang hidup itu adalah pilihan. Kalau kita memilih tinggal di kawasan Bogor Utara & Timur, itu artinya kita memilih akses. Sementara kalau kita putuskan untuk tetap tinggal di kawasan Bogor Selatan, barangkali Back to Nature itu pilihannya.

Selamat dengan pilihannya masing-masing, jelajahi Bogor, mendatang saya akan coba tulis sedikit tentang makanan-makanan enak yang ada di Kota Bogor. Jangan lupa Giant kini hadir di Yasmin, depan Graha Pena (kantor Radar Bogor).

 

Oleh: bogorkita | Maret 17, 2008

Daftar Perumahan di Bogor

rancamaya1.jpgPerumahan di Bogor tumbuh bak jamur di musim penghujan. Hal ini karena tak lepas dari tingginya minat masyarakat yang mencari tempat tinggal di Bogor. Mulai tahun 2004, saya sudah keliling seantero Bogor untuk membanding-bandingkannya. Berikut adalah profil dari sejumlah perumahan di Bogor:

 

No Perumahan Lokasi Harga Mulai Keunggulan Kelemahan
1 Villa Mutiara Bogor Jl. Raya Baru KM 8 40 jt Murah meriah Jauh, masuk kampung
2 Bukit Kayumanis Jl. Raya Baru KM 8 40 jt Murah meriah Jauh, keamanan kurang
3 Taman Tirta Cimanggu Jl. Raya Baru KM 7 50 jt Murah, dekat stasion Jalan komplek becek
4 Tamansari Persada Jl. Raya Baru KM 6 170 jt Batu bata, cluster, akses jalan tol BORR dan stasion bagus -
5 Bogor Raya Permai Jl. Raya Baru KM 5 130 jt Akses tol BORR bagus, Masjid bagus Tersisa blok belakang
6 Taman Yasmin Jl. Raya Baru KM 5 200 jt Akses tol BORR bagus Mahal
7 Bukit Cimanggu City Jl. Raya Baru KM 4 200 jt Fasilitas terlengkap, akses tol BORR  Mahal
8 Bogor Lakeside Exit Tol Bogor 250 jt Sejuk, dekat pintu tol Jauh dari keramaian
9 Mutiara Bogor Raya Katulampa 80 jt Sejuk, dekat jl. pajajaran Fasilitas kurang
10 Vila Pasirmas Ciomas 100 jt Murah, dekat stasion, suasana kekeluargaan spt di sinetron Bajaj Bajuri) Macet, banyak polisi tidur, banyak anak-anak
11 Nuansa Hijau Ciomas 130 jt Pinggir jalan raya, sejuk Macet 
12 Bogor Nirwana Residence Jl. Pahlawan 250 jt Fasilitas terlengkap, sejuk, dekat pusat kota Mahal
13 Rancamaya Ciawi 700 jt Realestate termewah & tersejuk Mahal bro’
14 Darmaga Pratama Darmaga 40 jt Murah  meriah Jauh & macet
15 Vila Bogor Indah Kedunghalang 160 jt plus minus
16 Tatya Asri Sentul 200 jt Pintu tol sentul Transportasi umum susah
17 Mutiara Sentul Sentul 300 jt Komplek & desain menarik, pintu tol sentul Mahal, transport susah

Demikian sementara profil sejumlah perumahana di Bogor, dan secara detail dari masing-masing perumahan serta rekomendasinya, tunggu saja di postingan berikut.

Oleh: bogorkita | Maret 17, 2008

Welcome to Bogor Kita

Tahun 1986, saya berkunjung ke Kebun Raya Bogor. Luar bisa asri dan sejuknya pusat kota Bogor saat itu. Di sekitar kebun raya masih dijumpai para penjual tuak yang dikemas dalam bambu.  Dan angkot pun belum banyak terlihat.

Kini, 22 tahun telah berlalu, kebun raya tak lagi dikelilingi hawa sejuk dari hijaunya pepohonan. Meski sama-sama tampak hijau, kini yang ada adalah lautan hijau angkot yang seakan-akan membentengi kebun raya dan kota bogor. Hawa dingin dan kenyamanan  pun telah berubah menjadi hawa panas asap knalpot plus kemacetan dimana-mana.

Bogor  tidak mungkin kembali ke 22 tahun lalu. Tapi melalui Bogorkita ini kita akan menyampaikan pesan ke pemerintah kota, siapa tahu mereka melihat dan mendengar.  

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.